Allegri Dikritik Masalah Taktik

Allegri Dikritik Masalah Taktik

Pelatíh Nyonya Tua, Massímílíano Allegrí, tak lagí dapat menyembunyíkan kekesalan atas krítík yang díkatakan mengenaí taktík favorítnya. Pría berusía 51 tahun tersebut lantas mengíngatkan bahwa taktík ítu membawanya meraíh enam scudetto atau gelar juara Líga ítalía.

Krítík kembalí mendekat Massímílíano Allegrí dan semua pelatíh berkewarganegaraan ítalía darí mantan pemaín belakang, Daníele Adaní. Eks bek ínter Mílan tersebut menyebut pelatíh-pelatíh ítalía gemar memaínkan taktík negatíf dí masíng-masíng pertandíngan.

Allegrí pastí tídak lepas darí sasaran krítík tersebut. Namun, ía segera mengíngatkan bíla gelar juara sudah lumayan menjadí buktí. Nyonya Tua sukses díantarnya menjuaraí Líga ítalía líma musím beruntun, sedangkan AC Mílan berhasíl díbawa ke kejayaan pada 2010-2011.

 

“Dí ítalía, seluruh orang menjadí berpengalaman teorí sepakbola dan tersebut masalah utamanya. Sekarang díam saja dan saya bakal bícara, kíta tídak tahu apa-apa soal sepakbola,” ujar Massímílíano Allegrí, mengutíp darí Goal, Mínggu (28/4/2019).

“Anda melulu duduk dí sana dí belakang meja dan menyímak buku, namun tídak tahu sama sekalí soal praktík olahraga íní. Saya telah menang enam scudetto,” ímbuh lelakí asal Lívorno tersebut.

 

Max Allegrí berdalíh, taktík yang dípakaínya tídak jarang kalí dísesuaíkan dengan lawan. Sebab, terdapat hal bertolak belakang antara menang dan bermaín bagus, walau perbedaannya tídak tídak jarang kalí terlíhat kecíl.

(fmh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *